Selasa, 20 April 2010

Membuat Wifi (AP/Client) Outdoor dari Barang Bekas

0 komentar
Mungkin judul diatas aga ekstrim, Masak iya membuat wifi outdoor dari barang bekas? Maksudnya dari bagian dari berbagai peralatan wifi yg sudah tidak jalan lagi. Asumsinya sebagai berikut: Anda punya radio EOC 6210 yg sudah rusak, nah PoE pasifnya masih bsa dipakai.Anda punya Modem ADSL yang sudah rusak tapi adoptornya masih bisa dipakai.Ataau barangkali anda punya wireless lama merk Airpoint yang sudah rusak tapi Pigtailnya masih bsa dimanfaatkan, atau bahkan anda punya wireless merk Airlive yang sudah rusak, Box AirLive yg ciamik ... masih bsa dipakai. Itu yang saya maksudkan barang bekas, Tapi tentu saja anda harus punya sebuah radio Indoor yg masih bagus, terserah merk apa sebagai main unitnya.

Nahhh mari kita mulai saja...

Gambar.Toolset yang diperlukan.
  • Pertama siapin kopi atau tehh dan beberapa batang rokok jika anda perokok hehehehehe....Proses ini kurang lebih memakan waktu 30 menit dengan asumsi bahan2 bekas sudah anda siapkan.
  • Siapkan peralatan/Alat kerja (toolset) seperti gambar dibawah ini:

  • Main Unit yang saya pakai adalah Wireless Indoor TP-LINK TL-WA 501G, harganya sangat murah.Buka dengan hati dan keluarkan board wireless dari housingnya.
       Gambar.Cassing Main Unit Wireless Indoor TP-Link yang sudah dibongkar
Gambar.Main Unit Wireless Indoor TP-Link TL-WA501G

Ada yang unik dari isi Wifi Indoor TP-Link ini yaitu proses pengubahan arus AC menjadi arus dc terjadi didalam main unit perangkat TP-Link ini.Ini berarti bahwa Adaptor yg akan anda gunakan untuk mensupply arus nantinya dapat berupa power supply dengan Output AC 12 Volt.Kebetulan Adaptor/power supply yang saya pakai adalah merk Amigo bekas dari modem ADSL yg disambar petir, tapi unit power supplynya masih bagus. Adaptor ini ternyata memberikan supply arus AC sebesar 12 Volt.Sedangkan PoE yang sya pakai adalah bekas EOC 6210.
Gambar. PoE dan Adaptor/Power Supply
Untuk Box/Housing peralatan saya pakai bekas Radio Wireless AirLive...jika anda tidak memiliki Box bekas bsa juga pake Topperware abal2 yg harganya 8000 perak yang penting ukurannya memadai.
Gambar.Box Bekas Radio Airlive
  • Buat kedudukan Board tp-link di box sesuaikan dengan jarak lubang mur yang ada di board tp-link, anda bisa menggunakan kaki dari plastik yang berlobang agar bisa dipasang mur ulir untuk menguatkan board tp-link di kaki kedudukan.ukurannya tinggi kaki kurang lebih  2 cm.Agar kaki2 bisa menempel di dalam box gunakan lem glue gun batangan, jika anda punya alat glue gun akan lebih bagus lagi, atau cukup beli glue batangan ditoko listrik/bangunan serta sebatang lilin utk memanaskan glue batangan. Mengapa menggunakan ini, karena selain kuat merekatkan juga cepat kering dan serba guna.
Gambar.Kaki kedudukan Board Tp-Link
  • Saatnya memodifikasi pigtail. Karena pigtail yg sya miliki tidak cocok dengan konektor milik Tp-Link maka bagian konektor RSMA saya potong dan saya solder langsung ke bagian kaki konektor di board TP-Link.Dipotong pendek sedemikian untuk mengurangi redaman power Out radio akibat panjang pigtail/jumper.



Gambar. Pemasangan/Penyolderan Pigtail pada board Tp-Link
  • Kini kita utak atik PoE dan Kabel UTP, kebetulan kabel yang sya pakai balden abal2 jika panjang kurang lebih 40 Meter, dibeberapa kasus kabel ini sangat buruk untuk diinjeksi arus DC 12 V.Artinya begini, Arus DC yang kita injeksikan dari PoE dan mengalir melalui kabel UTP  murah ini begitu diukur diujung kabel akan drop sampai dengan 40%. hal ini tidak memadai untuk kebutuhan radio wireless yang kita pakai. Sekalipun dapat mengaktifkan Radio Wireless kita, pada saat ada beban (traffic data) akan lebih drop lagi tegangan dan arusnya sehingga menimbulkan koneksi yang tidak tidak baik (sering RTO).Khusus dalam ujicoba kali ini, seperti yang sya singgung diatas bahwa arus yg sya alirkan melalui kabel UTP ini adalah arus AC 12 V, karena proses pengubahan arus DC menjadi arus AC terjadi di Board TP-Link bukan pada adaptornya,tidak seperti kebanyakan adaptor radio wireless lainnya.

 Gambar.Bagian yang mengubah arus AC menjadi DC pada board TP-Link
Nahhh sekarang kita alihkan perhatian kita pengerjaan kabelnya.Radio TP-Link ini Ethernetnya tidak disertai/iclude untuk PoE oleh karena itu kita harus menyalurkan arus AC dari Kabel UTP melalui Input Jack.(Lihat Gambar).Hal ini dapat disiasati dengan menambahkan PoE atas yg mensplit arus yg melalui kabel UTP keluar berupa Male Input Jack. Artinya anda harus beli PoE atas donk...hemmm sabar dulu jangan hamburkan duit.Cukup modifikasi ujung kabel UTP saja yang mana kabel no.4,5 (biasanya untuk arus DC + dan kabel No.8,9 (untuk arus DC -/Gnd).Dalam kasus kita ini plus minus tidak berlaku karena yg mengalir adalah arus AC. Sehingga jadinya seperti gambar dibawah ini.
Gambar. Cara memodifikasi Kabel RG menjadi ala PoE atas.
Nahhh jangan buru2 dicolokin ke radio dulu....lakukan pengukuran pada ujung male jack diatas. Pasang ujung kabel UTP yang telah dipasang Konektor RG45 ke PoE bawah (PoE bekas EOC 6210) dan injeksikan output adaptor melalui PoE tersebut. Ukur terlebih dahulu brapa output adaptor dengan mode AC.dalam kasus ini terukur 12V AC output adaptar merk AMIGO.Kemudian ukur pada  male jack di ujung kabel UTP satunya lagi. Brapa volt AC yang terukur?Dalam kasus ini terukur 11,6V AC. Ini berarti PoE atas yang kita buat sukses. Walau terukur 11,6 akan tetapi ini masih sangat ideal untuk mensupply arus ke TP-Link.Dengan panjang kabel UTP 40 meter hanya terjadi drop 0,4 Volt AC sama artinya bahwa kabel UTP yang abal2 (isinya tidak tembaga murni hanya dilapisi tembaga) jika dialiri arus 12 Volt AC masih sangat ideal. Nahhh bagaimana jika tidak ada arus yg dapat diukur ??? nahh nanti jawabnya....
Gambar.Test dengan AVO Meter
7.Lakukan test pada radio. Sebelumnya pasang konektor data bagian atas ke ethernet  pada board radio TP Link, dan Male jack (yang berarus AC) pasang pada Out female jack yang ada pada board TP-Link.Jangan lupa IN DATA pada PoE bawah (PoE bekas EoC 2610) dengan kabel UTP dipasang dan disambungkan ke Ethernet/PC anda. Jika tidak terjadi kesalahan seharusnya Lampu LED Power dari Radio TP-Link akan menyala (Ini berarti arus telah masuk ke Radio), Beberapa saat diikuti dengan lampu Ethernet/WAN pada radio TP-Link (ini berarti ethernet radio telah terhubung dengan ethernet PC/Laptop anda. maka selesailahlahh semua dan anda tinggal menkonfigurasi/setting sesui kebutuhan anda. Pastikan  semua terpasang dengan rapi dan bagian2 yang bisa berakibat korslet diisolasi dengan baik.
Gambar.Beginilah kurang lebih jadinya.

Beberapa Catatan Penting hasil test dilapangan:
  • TP-Link yang telah menjelma radio wireless Outdoor saya jadikan sebagai client dan saya pasangkan antena Grid 24 dbi( perlu di fahami radio TP-Link jenis ini output Powernya sangat kecil kisaran 65mW up to 100mW (referensi pastinya tidak ada dalam manualnya/kira2 saja), kemudian sya gunakan untuk mengakses BTS (Akses Point) yg di besut dengan radio NS2 serta disemburkan signalnya dengan Sectoral Waveguide (Lokal Punya).Ketinggian Tower sekitar 20 Meter. dan jarak antara client dengan BTS (AP) 5,2 KM udara. Hasil yang diperoleh amazing Signal Strenght sangat bagus padahal melalui area yang padat pengguna wireless (melalui samping sebuah hotel yg diatasnya bertebaran BTS Wifi operator lain). intinya LAYAK.Screen crotnya sudah saya capture tapi sya lupa bawa external disk untuk mengcopynya. next time yahhh

Demikian, dan selamat mencoba.


Read full story

Senin, 12 April 2010

Server Gateway/Router dengan Mikrotik

0 komentar
PENJELASAN
Disini saya menjelaskan bagaimana cara membuat server router yang paling dasar. Saya anggap anda sudah mengerti cara menginstall mikrotik pada PC dan sudah bisa terkoneksi ke mikrotik tersebut (biasanya untuk konfigurasi awal menggunakan MAC Address untuk login ke winbox) dan mengerti perhitungan jumlah IP menggunakan “/xx”
KONDISI JARINGAN
Mikrotik PC mempunyai 2 ethernet card, 1 untuk ISP 1 lagi untuk jaringan lokal
IP didapat dari provider/ISP 100.10.15.2/30 dengan gateway 10.100.15.1
IP range yang digunakan untuk jaringan lokal 192.168.0.1/24 (untuk jumlah client sesuka anda, max 254 client)
Tanpa menggunakan DHCP server (jika ingin menggunakan dhcp, anda bisa lihat tutorialnya di blog ini)

QUICK START
Tambahkan IP address pada masing-masing interface (contoh: untuk IP dari ISP pada ether1 yaitu 100.10.15.2/30, Untuk IP LAN pada ether2 yaitu 192.168.0.1/24
<< ip lan tersebut akan menjadi gateway masing-masing client dalam setting networknya)
/ip address
ip address add address=100.10.15.2/30 interface=ether1 disabled=no
ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2 disabled=no
Tambahkan gateway provider dalam ip route
/ip route
add gateway=100.10.15.1
Membuat NAT dalam ip firewall nat
/ip firewall nat
add chain=srcnat action=masquerade disabled=no
Masukan IP DNS yang diberikan oleh ISP (misalkan:100.10.20.1 dan 100.10.20.2)
/ip dns
set primary-dns=100.10.20.1 secondary-dns=100.10.20.2 allow-remote-requests=yes
Sebelum ada setting network pada komputer client anda, test dulu apakah mikrotik anda terhubung ke internet(ex: menggunakan “ping yahoo.com” pada terminal console)
Setting network komputer anda dengan konfigurasi :
IP address : 192.168.0.2
Netmask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.0.1
DNS Server : 192.168.0.1




 

 
 
Read full story

Winbox Mikrotik

0 komentar

Salah satu feature pada mikrotik Router OS adalah adanya winbox. Yaitu software yang berjalan pada windows untuk konfigurasi mikrotik router anda. Dengan dukungan GUI/grafik yang dapat memudahkan anda mengkonfigurasi mikrotik anda.
Mungkin anda belum terbiasa dengan command pada terminal. Dengan bantuin software ini anda dapat menggunakan mouse anda untuk memonitoring jaringan anda.Disini saya akan menjelaskan apa saja yang anda bisa lakukan dengan winbox :
1. Login dengan MAC Address
Banyak para pengguna baru mikrotik yang bingung remote mikrotik saat pertama kali install. Karena belum ada ip address yang digunakan untuk koneksi ke mikrotik (Misalnya anda install di PC) tapi anda tidak tahu command untuk menambah ip address pada terminal atau mikrotik anda tidak memberikan ip otomatis (DHCP). Dengan winbox anda bisa remote dengan MAC Address, winbox mengenali ethernet card yang sistemnya terinstall mikrotik (kasus dimana anda lupa IP address mikrotik).
Anda klik tanda “…” sebelah kiri konek (jgn lupa meng allow winbox pada firewall xp anda). Nanti  anda akan menemukan ethernet mikrotik di jaringan anda. Jika terdapat IP Address 0.0.0.0 anda bisa klik pada mac address yang terdapat dalam list.
Read full story

Setup MikroTik RB750/RB750G

0 komentar
Disini saya akan menjelaskan bagaimana menggunakan RB750/RB750G pertama kali. Karena di RB ini tidak ada slot Serial Port, anda bisa meremote RB ini dengan winbox. Didalamnya sudah terdapat konfigurasi untuk port 1 untuk koneksi internet  yang anda bisa pakai atau  anda hapus.

Pertama menggunakan :
  • Konek kabel internet/WAN ke port 1, dan kabel LAN port 2-5
  • Set IP LAN komputer dengan otomatis (DHCP)
  • Ip default router dari jaringan LAN 192.168.88.1 dengan username admin password kosong
Menyalakan power :
  • Kabel langsung dari adaptor ke jack power atau,
  • Menggunakan PoE (Power over Ethernet) pada port 1
Ethernet atau Port :
  • Port 1 – 5 bisa menggunakan kabel cross/straight untuk koneksi dengan device jaringan lainnya. Dan port 1 bisa untuk PoE injector dengan volt 8.. 28 V DC
  • Pada RB750G port 1-5 support gigabit ethernet
Reset RB750 :
  • Tombol reset terdapat pada depan RB750
  • Reset Konfigurasi.. Tahan tombol ini pada proses booting sampai lampu LED berkedip-kedip, lepas
  • Install Ulang RB750 dengan netinstall.. Tahan tombol ini pada proses booting agak lama sampai lampu LED mati dan lepas
Read full story

Usaha Cafe Skala Kecil

0 komentar
Bila kebetulan anda mempunyai rumah dengan halaman yang luas, mengapa tidak menjalankan usaha cafe kecil-kecilan?
Salah seorang anggota milis Dunia Wirausaha -- yang memiliki halaman rumah cukup luas juga berjarak cukup dekat dengan sebuah SMP -- terfikir akan hal ini dan menanyakan pada anggota milis lainnya mengenai hal- hal apa saja yang harus dipersiapkan, juga strategi dan tips trik lain yang berhubungan.

Inilah saran dari diskusi yang berlangsung:

Bila targetnya memang anak sekolah apalagi SMP, kemungkinan besar mereka tidak menyukai kopi, lebih prefer soda/soft drink, yoghurt atau juice. Menu yang a la café tapi dengan harga anak SMP. Dari pengamatan, sepertinya banyak warung tenda atau warung teras yang menyediakan bubur ayam yang ternyata banyak diserbu para ABG, tapi bubur ayamnya yang special tentunya. Karena bubur ayam termasuk makanan ringan setengah berat, makannya tinggal nelen tanpa ngunyah, bisa dinikmati sambil minum yang dingin atau yang hangat dan mendengarkan musik sambil ngobrol.

Dalam hal service perlu juga memperhatikan kecepatan dalam melayani, pramusaji yang ramah dan suasana serta dekorasi kafe yang enak buat ngumpul-ngumpul anak smp.

Bila memang ingin menggunakan slogan cari yang berasosiasi dengan kata "nongkrong" atau kumpul2 bareng atau "hangout" yang pas untuk abg.

Tentukan pula masalah jam/waktu yang diharapkan dapat mengundang pengunjung paling banyak. Misalnya: saat istirahat siang atau after school? Atau misalnya malam minggu?

Perlukan menyediakan hiburan?
Biasanya kalo ngumpul anak-anak abg senangnya mengobrol, jadi kalaupun menyediakan hiburan bisa berupa tv cable yang paling sering menyiarkan channel musik.

Atau bisa pula sediakan mereka sarana utk "tampil" kecil2an, alat musik seperti gitar misalnya, jadi mereka bisa tampil unplugged.

Yang penting, tampilakn citra “café” yang positif.

Yang lain?
Sediakan paket ulang tahun.

Ada pula usul yang cukup menarik yaitu sediakan semacam tempat dimana mereka bisa mengolah sendiri aneka jus, soda itu tadi lengkap dengan mixer dan hiasan.

trus ada lomba minuman paling enak dan kreatif of the week ;-). Misalnya dgn 15rb, mereka dapat es batu, susu kental manis, sirop merah, soda, jelly, aneka buah dll.
Read full story

Sejarah Mikrotik

0 komentar
Dalam dunia router, mesin yang berfungsi mengarahkan alamat di Internet, Cisco merupakan nama yang sudah tidak diragukan lagi. Tetapi di dunia lain, nama Mikrotik, yang berbentuk software, lumayan dikenal sebagai penyedia solusi murah untuk fungsi router, bahkan kita dapat membuat router sendiri dari komputer rumahan.
Untuk negara berkembang, solusi Mikrotik sangat membantu ISP atau perusahaan-perusahaan kecil yang ingin bergabung dengan Internet. Walaupun sudah banyak tersedia perangkat router mini sejenis NAT, dalam beberapa kondisi penggunaan komputer dan software Mikrotik merupakan solusi terbaik. Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia, pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah orang Amerika yang berimigrasi ke Latvia dan berjumpa Arnis yang sarjana Fisika dan Mekanik di sekitar tahun 1995.
Tahun 1996 John dan Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah me-routing seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Molcova, tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia. Ketika saya menanyakan berapa jumlah pelanggan yang dilayaninya saat ini, Arnis menyebut antara 10 sampai 20 pelanggan saja, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Ini agak kontradiksi dengan informasi yang ada di web Mikrotik, bahwa mereka mempunyai 600 titik (pelanggan) wireless dan terbesar di dunia. Padahal dengan wireless di Jogja dan Bandung saja, kemungkinan besar mereka sudah kalah bersaing.
Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Latvia hanya merupakan “tempat eksperimen” John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.
Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 – 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.
Ketika ditanya siapa saja pesaing Mikrotik, Arnis tersenyum dan enggan mengatakannya. Sewaktu saya simpulkan tidak ada pesaing, Arnis dengan sedikit tertawa menyebut satu nama yang memang sudah lumayan terkenal sebagai produsen perangkat keras khusus untuk teknologi W-LAN, yaitu Soekris dari Amerika. Tujuan utama mereka berdua adalah membangun software untuk routing, sementara kebutuhan akan perangkat keras juga terus berkembang, sehingga akhirnya mereka membuat berbagai macam perangkat keras yang berhubungan dengan software yang mereka kembangkan.
Semangat Mikrotik ini agak berbeda dari kebanyakan perusahaan sejenis di Amerika, karena mereka berkonsentrasi di pengembangan software lalu mencari solusi di hardware-nya dengan mengajak pihak ketiga untuk berkolaborasi. Dan kita dapat melihat ragam perangkat yang mereka tawarkan menjadi semakin banyak, mulai dari perangkat yang bekerja di frekwensi 2,4GHz dan 5,8GHz sampai ke interface dan antena.
Keahlian Mikrotik sebetulnya di perangkat lunak routernya, karena terlihat mereka berjualan perangkat W-LAN dengan antena omni yang sangat tidak dianjurkan pemakaiannya di dunia W-LAN, karena sangat sensitif terhadap gangguan dan interferensi. Walaupun punya tujuan yang sangat jelas, yaitu mendistribusikan sinyal ke segala arah sehingga merupakan solusi murah.
Kepopuleran Mikrotik menyebar juga ke Indonesia. Pertama kali masuk tahun 2001 ke Jogja melalui Citraweb oleh Valens Riyadi dan kawan-kawan, lalu meluas menjadi satu solusi murah untuk membangun ISP, terutama yang berbasis W-LAN. Kebetulan sekali, Jogja merupakan salah satu kota di Indonesia yang populasi pemakaian W-LAN-nya terbesar kalau dibandingkan luas daerahnya.
Keberhasilan Mikrotik me-routing dunia merupakan satu contoh, bahwa kita semua mampu membantu calon pemakai Internet untuk masuk ke dunia maya, terutama membantu membangun infrastrukturnya.
Sumber : mikrotik.co.id
Read full story

Rabu, 07 April 2010

Perhitungan Bandwidth Speedy

0 komentar
Istilah bit dan byte tampaknya sangat sederhana namun ternyata sangat membingungkan. Banyak orang yang protes karena brosur telkom speedy yang katanya mampu mendownload dengan kecepatan 1 Mbps ternyata hanya mampu mencapai kecepatan sekitar 80 KB/Sec. Apa yang terjadi benarkah Telkom melakukan penipuan besar-besaran? Kenapa perbedaannya sangat jauh?
Permasalahan ini terjadi karena penggunaan bit dan byte yang membingungkan bahkan kepada penggiat komputer sekalipun. Satuan yang digunakan untuk menunjukkan kecepatan suatu jaringan, biasanya digunakakan satuan "bit". Megabit = 1000000bit sehingga 1Mbps = 1000000bit/second.
Permasalahan terjadi ketika program penunjuk seperti dialog box download di windows dan kebanyakan program lainnya menggunakan satuan byte. Supaya pengguna bertambah bingung, singkatan untuk bit dan byte-pun hanya dibedakan oleh huruf besar dah huruf kecil. Misalnya, 1Kbps (dengan huruf "b" kecil) artinya 1kilobit/second sedangkan 1KBps (dengan huruf besar) artinya 1Kilobyte/second. Satuan byte sendiri merupakan satuan untuk menunjukkan 8 bit, atau 1 byte = 8 bit.
Dengan demikian kecepatan download 1 Mbps mempunyai arti yang sama dengan 1000 Kbps/8 = 125. dalam keadaan yang teramat ideal sekali barulah pengguna akan mendapatkan kecepatan download sebesar 125 KB/Sec dan kecepatan 80 KB/Sec tentunya sudah sangat bagus dan bisa diterima.
Untuk memeriksa kecepatan bandwidth Koneksi internet anda bisa klik di sini.
Read full story

Kamis, 31 Desember 2009

Download Gratis Buku Gurita Cikeas

0 komentar
Download Buku Gurita Cikeas - buku Gurita Cikeas kini menjadi buah bibir masyarakat, dan tidak kalah hebohnya dengan kasus Bank Century. Seperti kita ketahui Buku Membongkar Gurita Cikeas yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, Guru Besar Sosiology Korupsi New Castle University Australia yang pernah ‘menelanjangi’ KKN antara Presiden Suharto dengan Habibie lewat buku “Dari Soeharto ke Habibie : guru kencing berdiri, murid kencing berlari : kedua puncak korupsi, kolusi, dan nepotisme rezim Orde Baru” (Pijar Indonesia, 1998), dan “Korupsi Kepresidenan Reproduksi Oligarki Berkaki Tiga: Istana, Tangsi, dan Partai Penguasa” (Mei, 2006) ini kembali membetot perhatian banyak orang, dari tukang becak hingga RI-1.


Penasaran... Langsung download aja disini Download Buku Gurita Cikeas
Read full story

Biografi Gus Dur dan Keluarga

0 komentar
Innalillahi wainna ilaihi raajiuun . . . Gus Dur meninggalkan kita. Bukan hanya bangsa Indonesia yang merasa kehilangan melainkan dunia juga merasa kehilangan. Jasa Gus Dur terhadap bangsa Indonesia sangat banyak. Di antaranya, gigih memperjuangkan demokrasi, dan peduli terhadap umat manusia tanpa membeda-bedakan. Selamat jalan Gus, bersama rahmat Allah SWT.
Untuk mengenang kebesaran Gus Dur, berikut biografi Gus Dur, Ny. Sinta Nuriyah Wahid (istri), Sholichah (Ibu), dan Yenny Wahid (anak).
1. Gus Dur
Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur menjabat Presiden RI ke-4 mulai 20 Oktober 1999 hingga 24 Juli 2001. Beliau lahir tanggal 4 Agustus 1940 di desa Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Ayahnya adalah seorang pendiri organisasi besar Nahdlatul Ulama, yang bernama KH. Wahid Hasyim. Sedangkan Ibunya bernama Hj. Sholehah adalah putri pendiri Pesantren Denanyar Jombang, K.H. Bisri Syamsuri. Dari perkawinannya dengan Sinta Nuriyah, mereka dikarunia empat orang anak, yaitu Alissa Qotrunnada Munawaroh, Zannuba Arifah Chafsoh, Annita Hayatunnufus, dan Inayah Wulandari .
Sejak masa kanak-kanak, Gus Dur mempunyai kegemaran membaca dan rajin memanfaatkan perpustakaan pribadi ayahnya. Selain itu beliau juga aktif berkunjung keperpustakaan umum di Jakarta. Pada usia belasan tahun Gus Dur telah akrab dengan berbagai majalah, surat kabar, novel dan buku-buku. Di samping membaca, beliau juga hobi bermain bola, catur dan musik. Bahkan Gus Dur, pernah diminta untuk menjadi komentator sepak bola di televisi. Kegemaran lainnya, yang ikut juga melengkapi hobinya adalah menonton bioskop. Kegemarannya ini menimbulkan apresiasi yang mendalam dalam dunia film. Inilah sebabnya mengapa Gu Dur pada tahun 1986-1987 diangkat sebagai ketua juri Festival Film Indonesia.
Masa remaja Gus Dur sebagian besar dihabiskan di Yogyakarta dan Tegalrejo. Di dua tempat inilah pengembangan ilmu pengetahuan mulai meningkat. Masa berikutnya, Gus Dur tinggal di Jombang, di pesantren Tambak Beras, sampai kemudian melanjutkan studinya di Mesir. Sebelum berangkat ke Mesir, pamannya telah melamarkan seorang gadis untuknya, yaitu Sinta Nuriyah anak Haji Muh. Sakur. Perkawinannya dilaksanakan ketika Gus Dur berada di Mesir.
Sepulang dari pengembaraannya mencari ilmu, Gus Dur kembali ke Jombang dan memilih menjadi guru. Pada tahun 1971, beliau bergabung di Fakultas Ushuludin Universitas Tebu Ireng Jombang. Tiga tahun kemudian beliau menjadi sekretaris Pesantren Tebu Ireng, dan pada tahun yang sama Gus Dur mulai menjadi penulis. Beliau kembali menekuni bakatnya sebagaii penulis dan kolumnis. Lewat tulisan-tulisan tersebut gagasan pemikiran Gus Dur mulai mendapat perhatian banyak.
Pada tahun 1974 Gus Dur diminta pamannya, K.H. Yusuf Hasyim untuk membantu di Pesantren Tebu Ireng Jombang dengan menjadi sekretaris. Dari sini Gus Dur mulai sering mendapatkan undangan menjadi nara sumber pada sejumlah forum diskusi keagamaan dan kepesantrenan, baik di dalam maupun luar negeri. Selanjutnya Gus Dur terlibat dalam kegiatan LSM. Pertama di LP3ES bersama Dawam Rahardjo, Aswab Mahasin dan Adi Sasono dalam proyek pengembangan pesantren, kemudian Gus Dur mendirikan P3M yang dimotori oleh LP3ES.
Pada tahun 1979 Gus Dur pindah ke Jakarta. Mula-mula beliau merintis Pesantren Ciganjur. Sementara pada awal tahun 1980 Gus Dur dipercaya sebagai wakil katib syuriah PBNU. Di sini Gus Dur terlibat dalam diskusi dan perdebatan yang serius mengenai masalah agama, sosial dan politik dengan berbagai kalangan lintas agama, suku dan disiplin. Gus Dur semakin serius menulis dan bergelut dengan dunianya, baik di lapangan kebudayaan, politik, maupun pemikiran keislaman. Karier yang dianggap `menyimpang`-dalam kapasitasnya sebagai seorang tokoh agama sekaligus pengurus PBNU-dan mengundang cibiran adalah ketika menjadi ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) pada tahunn 1983. Beliau juga menjadi ketua juri dalam Festival Film Indonesia (FFI) tahun 1986, 1987.
Pada tahun 1984 Gus Dur dipilih secara aklamasi oleh sebuah tim ahl hall wa al-`aqdi yang diketuai K.H. As`ad Syamsul Arifin untuk menduduki jabatan ketua umum PBNU pada muktamar ke-27 di Situbondo. Jabatan tersebut kembali dikukuhkan pada muktamar ke-28 di pesantren Krapyak Yogyakarta (1989), dan muktamar di Cipasung Jawa Barat (1994). Jabatan ketua umum PBNU kemudian dilepas ketika Gus Dur menjabat presiden RI ke-4. Selama menjadi presiden, tidak sedikit pemikiran Gus Dur kontroversial. Seringkali pendapatnya berbeda dari pendapat banyak orang.
2. Ny. Sinta Nuriyah Wahid
Sinta Nuriyah Wahid Lahir di Jombang, 8 Maret 1948 mendapat gelar First Lady (Ibu Negara) ke-4
bersuamikan KH Abdurrahman Wahid. Menikah pada tanggal 11 September 1971, dikaruniai empat anak yaitu: Alissa Qotrunnada Munawaroh (Lissa), Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny), Anita Hayatunnufus (Nita), Inayah Wulandari (Ina).
Pendidikan terakhir Program S-2 Studi Kajian Wanita, Universitas Indonesia, Depok
Pekerjaan Pendiri dan Pimpinan Yayasan PUAN Amal Hayati, didirikan 3 Juli 2000 dan mulai beroperasi Maret 2001 dengan Penguasaan Bahasa:Inggris, Arab dan Perancis. Alamat:Jl. Warung Sila No. 10 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Ibu Negara ke-4 ini sudah sangat terbiasa menghadapi perilaku suami yang kontroversial. Maka, ia pun tak terlalu merasa kaget ketika MPR RI tahun 1999 mengangkat suaminya, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi Presiden ke-4 RI. Ia juga tak perlu merasa kehilangan ketika oleh lembaga dan anggota yang sama, MPR di tahun 2001 menurunkan suaminya dari kursi kepresidenan.
Sebelum suaminya belum menjadi apa-apa, lalu menjabat Ketua Umum PBNU (1984-1999), menjadi Presiden, dan kembali menjadi anggota masyarakat biasa, tepatnya sebagai tokoh pejuang demokrasi, perdamaian dan multikulturalisme di sebuah negara yang justru sangat pluralistik, Sinta Nuriyah tetaplah sama. Ia tidak pernah berubah. Termasuk ketika suami yang sedang menjabat Presiden, itu diisukan melakukan perselingkuhan dengan seorang wanita Sinta Nuriyah Wahid tetap tegar sebagai istri yang percaya akan kebaikan suami.
Menolak poligami
Dra Sinta Nuriyah Wahid, M.Hum kelahiran Jombang 8 Maret 1948, itu tetap setia mendampingi Gus Dur yang penglihatannya semakin menurun sehingga harus dituntun oleh putrinya Yenny. Walau pendampingan itu sendiri harus ia lakukan dari kursi roda. Ia membutuhkan alat bantu itu setelah mengalami kecelakaan mobil pada tahun 1993, pada saat ia justru sedang memasuki semester kedua program studi S-2 Studi Kajian Wanita, di Universitas Indonesia, Depok. Keinginan kuat Sinta untuk memberikan yang terbaik bagi bangsanya tetap tidak berubah kendati sudah hidup di luar Istana. Ia memilih jalur pemberdayaan perempuan sebagai ikon perjuangan baru.
Maka itu ketika berlangsung Muktamar PBNU tahun 2004 ia dengan lantang menolak menu makanan yang disajikan oleh sebuah jaringan restoran waralaba, sebab pemiliknya dikenal luas sebagai penganut poligami. Sikap tegas Sinta itu segera menyadarkan pemikiran banyak orang tentang telah munculnya sebuah dobrakan baru, yang bermaksud mengubah persepsi lama pemikiran kaum lelaki mengenai perempuan. Ia memang tidak main-main dalam perjuangannya. Jauh sebelumnya, pada 3 Juli 2000 Sinta telah mendirikan sebuah lembaga Yayasan PUAN AMAL HAYATI. PUAN, yang diartikan Sinta sebagai “Pesantren Untuk Pemberdayaan Perempuan”.
Yayasan itu baru resmi beroperasi sejak Maret 2001. Ada alasan unik mengapa Sinta menundanya. Ia menghindari kemungkinan timbulnya persepsi buruk di masyarakat, sebab tidak mau dikatakan memanfaatkan kedudukan Ibu Negara untuk mendirikan Yayasan. Karena itu ada uang atau tidak Yayasan akan tetap jalan. Tetapi paling tidak pasti akan ada uang dari honor KH Abdurrahman Wahid, sang suami untuk membiayainya.
Sinta yang sudah dilamar oleh Gus Dur sebagai istri saat masih berumur 13 tahun, namun baru diwujudkan kemudian pada pernikahan 11 September 1971, itu memastikan tidak ada campur tangan lembaga dan orang-orang Kepresidenan ketika mendirikan Yayasan. Kecuali sumbangan nama “Amal” dari Alwi Shihab yang ketika itu menjabat Menteri Luar Negeri, yang lalu ditimpali oleh Presiden Gus Dur dengan nama “Hayati”. Sedangkan kata PUAN sudah disediakan Sinta sebagai ikon perjuangannya lewat Yayasan.
Kaji Ulang Kitab Kuning
Sinta bukan hanya lantang menyuarakan penolakan kehidupan poligami. Ia sekaligus menerobos dan memperbaiki persepsi para kiyai tentang perempuan, yang selama ini selalu saja menggunakan paradigma lama berpegang pada Kitab Kuning sebagai pedoman. Isi Kitab Kuning menurut Sinta sesungguhnya tidaklah sepenuhnya sesuai dengan isi al-Quran. Sinta mengatakan isi Kitab berisi relasi suami istri yang menggambarkan kedudukan istri sangat terpuruk. Di situ, disebutkan kedudukan seorang istri ibarat tawanan perang sang majikan (suami) di dalam rumah tangga.
Isi Kitab Kuning kata Sinta berbeda dengan ide kesetaraan gender. Karena itulah keseteraan gender tak akan bergaung di lingkungan pesantren sebab kiyai-kiyai masih tetap beranggapan lama sesuai dengan isi Kitab, dimana kedudukan istri digambarkan sebagai seorang budak di hadapan suami, atau seperti seorang yang menanggung hutang dengan suaminya. Kata Sinta, ada juga yang mengatakan seorang istri sekalipun menjilati nanah di muka suami, kalau suaminya itu tidak ridho maka tidak akan berarti apa-apa.
Hal itu membuat Sinta merasa ganjil, apakah memang benar Islam mengajarkan hal itu. Karena Sinta merasa itu tidak benar maka ia mengkaji ulang isi Kitab Kuning, dan ternyata hadits-hadits seperti itu adalah hadits-hadits palsu. Sinta harus mengkaji ulang Kitab Kuning setelah sebelumnya berhasil membuat tesis, berjudul “Perkawinan Usia Muda dan Kesehatan Reproduksi” dengan mengambil responden dari kalangan pesantren dan non pesantren.
Sinta menyarankan pihak-pihak yang berpendapat bahwa poligami boleh, itu sebaiknya mengkaji al-Qur’an lebih dalam, saksama, teliti, dan semua aspek mesti dikaji lagi. Sebab, menerjemahkan al-Qur’an tidak terbatas pada lingkup yang tekstual tapi juga kontekstual. Termasuk mencakup kajian asbâb al-nuzûl (sebab diturunkannya) dan melihat bahasanya.
Secara tekstual ayat poligami memang berbunyi, “fankihû mâ thâba lakum min al-nisâ’ matsnâ wa tsulâtsa wa rubâ’…”, (nikahilah dua atau tiga atau empat perempuan yang baik menurutmu). Ayat ini kata Sinta jangan dipotong sampai di situ saja, sebagaimana umumnya orang banyak memotong hanya hingga penggalan ayat tersebut. Sebab masih ada sambungan yang sering dilupakan yakni, “Fain khiftum allâ ta’dilû fawâhidah” (sekiranya kamu khawatir tidak dapat berlaku adil, maka kawini satu perempuan saja).
Masalahnya, kata Sinta, keadilan itu dilihat dari sudut mana dan ukuran siapa. Al-Qur’an memiliki dua padanan kosakata untuk kata keadilan yaitu qashata dan ‘adala. Qashata sering dipakai untuk pengertian “keadilan yang bersifat materil”. Sementara ‘adala untuk “keadilan yang bersifat immateril termasuk cinta, kasih sayang, perhatian dan lain sebagainya.” Nah, dalam ayat tadi al-Qur’an menggunakan kosakata ‘adala.
Jadi yang dituntut dalam ayat, yang justru sering dijadikan justifikasi teologis poligami, adalah keadilan yang bersifat immateril. Maka jika sudah bicara keadilan immateril itu dipastkan tidak bisa diwujudkan melalui poligami. Dalam al-Qur’an, masih dalam surat Al-Nisâ’, disebutkan, “Falâ tashtathî’u ‘an ta’dilû baina al-nisâ’ walau haratstum” (engkau tidak akan mampu berbuat adil atas perempuan meski engkau berusaha keras untuk itu). Jadi keadilan tidak akan mungkin terwujud melalui praktik-praktik poligami.
Sinta menyatakan bahwa poligami secara eksplisit tidak diperkenankan menurut al-Qur’an. Ia juga menyebut banyak hadits Nabi Saw yang tidak membolehkan poligami. Sebagai contoh, ketika Ali ra minta izin untuk menikahi Juwairiyyah Rasulullah langsung menolak. Dia tidak mengizinkan karena Fatimah (istri Ali, anak Rasulullah) adalah bagian dari Nabi. Nabi itu tegas-tegas mengatakan sampai tiga kali tidak mengizinkan. Itu tentu berarti poligami tidak diperkenankan.
Kalaupun ada pandangan populer bahwa poligami adalah bagian dari ajaran Islam, Sinta memastikan pandangan itu salah dan kesalahan terjadi karena ayat al-Qur’an diartikan secara tektual seperti halnya membaca secara letterlijk, dan ditambah lagi ada kepentingan laki-laki (male-biased) di dalamnya. Maka akibatnya adalah muncul pandangan populer yang salah, jadi bukan dilalah-nya (maksud utama) yang ditonjolkan.
Sinta menyebutkan salah satu tujuan Allah mengutus Nabi adalah untuk membebaskan kaum perempuan dari belenggu-belenggu yang mengikat. Setelah belenggu mulai terbuka dan teratasi, Nabi wafat, sayangnya muncul kembali keinginan laki-laki untuk menguasai perempuan. Sinta mencontohkan adanya hadits yang menyebutkan, bahwa malaikat akan melaknat perempuan semalam suntuk bila menolak “ajakan” suaminya. Menurut Sinta hadits ini justeru menunjukkan kelemahan laki-laki sebab tidak berani kepada perempuan. Untuk melakukan hubungan seksual saja laki-laki harus meminta bantuan laknat malaikat.
Tak Terhalang Keterbatasan Fisik
Ibu dari empat orang putri Alissa Qotrunnada Munawaroh (Lissa), Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny), Anita Hayatunnufus (Nita), dan Inayah Wulandari (Ina), ini tergolong aktivis organisasi. Ia adalah anggota Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang merupakan federsi berbagai organsiasi wanita di Indonesia, juga anggota Komite Nasional Kedudukan Wanita Indonesia (National Commission on the Status of Women).
Bersama organisasi-organisasi lain, sebelum mendirikan Yayasan PUAN Sinta sudah aktif memperjuangkan kepentingan-kepentingan perempuan. Hanya saja ia tidak mengerti betul apa yang menjadi tujuan perjuangan organisasi tersebut. Ia pun merasa sesungguhnya tidaklah tertarik untuk terjun ke dalam perjuangan perempuan.
Perubahan besar baru dapat dialaminya setelah mengkaji Kitab Kuning tadi, lalu iapun mendirikan Yayasan PUAN Amal Hayati. Di Yayasan ini Sinta mulai sangat mengerti betul, dan sekaligus ingin berjuang membela kepentingan perempuan baik perempuan yang berada di dalam maupun di luar rumah tangga yang sama-sama banyak mendapat ketidakadilan.
Keterbatasan gerak fisik akibat kecelakaan tak menghambat munculnya ide-ide segar dari Sinta Nuriyah. Kegigihannya berjuang menempatkan wanita Indonesia pada posisi yang terhormat justru makin mencuat setelah secara fisik ia tidak dapat berbuat apa-apa. Padahal tugas rutin mendampingi seorang tokoh yang sangat dan selalu kontroversial, Gus Dur, itu tak kurang rumitnya. Kecelakaan mobil tahun 1993 memang membuat Sinta harus berada di kursi roda.
Ia mengalami kelumpuhan tak dapat menggerakkan bagian tubuh dari leher hingga kaki. Ia membutuhkan waktu satu setengah tahun perawatan untuk dapat dikatakan sembuh, walau harus tetap menggunakan alat bantu kursi roda. Tentang kelanjutan kuliahnya di UI Sinta pernah meminta pihak kampus agar memberikan kelonggaran dengan menyediakan ruang kuliah khusus baginya, yang dapat dijangkau kursi roda seperti di lantai bawah. Namun permintaan itu tak dapat dipenenuhi dan Sinta harus kuliah di lantai empat.
Maka ketika sudah semester empat Sinta yang bertekad menyelesaikan kuliah dengan rendah hati sadar, ialah yang membutuhkan belajar bukan pihak kampus. Iapun bersedia kuliah di lantai empat. Tapi apa mau dikata lift kampus kemudian rusak. Tapi Sinta tak mau kehilangan akal. Ia kemudian memasuki ruang kuliah layaknya Jenderal Sudirman saat berjuang melawan penjajah, yakni digotong di atas tandu dinaik-turunkan dari bawah ke lantai empat dan sebaliknya. Kejadian seperti itu berlangsung satu semester penuh menunggu hingga liftnya selesai diperbaiki.
Bersuamikan Pria Romantis
Sinta sangat sadar ia bersuamikan seorang pria yang sangat kontroversial. Karena kontroversial itu banyak yang suka dan banyak pula yang tak suka terhadap suaminya. Gus Dur ketika menjabat Presiden banyak disanjung-sanjung hingga diberi gelar sebagai “Bapak Bangsa”. Namun serta-merta Sinta menolak jika disebut pula sebagai “Ibu Negara”. Sinta beralasan, yang namanya “Ibu Bangsa” tidak selalu harus pasangan dari “Bapak Bangsa”. Sebab bisa saja istri dari “Bapak Bangsa” kadang-kadang berpendidikan rendah sehingga tidak layak disebut “Ibu Bangsa”.
Walau menolak disebut “Ibu Bangsa” Sinta Nuriyah sangatlah berperan besar menunjang karir dan kesuksesan Gus Dur di kancah politik nasional. Ia berprinsip sederhana, seorang istri kalau bisa menciptakan ketenangan dalam rumahtangga berarti suami akan tenang. Jika di luaran Gus Dur banyak memainkan jurus-jurus ‘silat’ perpolitikan nasional, di rumah Sinta menawarkan tema pembicaraan keluar dari politik untuk masuk ke hal yang ringan-ringan.
Namun jika Gus Dur yang, kata Sinta ia tergolong pria romantis, itu memasuki pembicaraan area politik maka Sinta yang menguasai aktif bahasa Inggris, Arab, dan Perancis tetap mau meladeni dan mampu pula menanggapinya.
Sinta pun menjadi bisa memahami segala kegiatan Gus Dur. Diskusi adalah cara yang jitu bagi Sinta untuk bisa mengerti tentang Gus Dur. Setiap muncul ide-ide Gus Dur yang mendapat sorotan luas dari amsyarakat maka Sinta akan mencoba memahami, atau paling tidak keduanya berdiskusi dulu. Diskusi seolah telah menjadi ‘menu’ pengganti keromantisan Gus Dur, yang menjadi semakin sibuk sejak terpilih menjadi Ketua Umum PBNU. Jika Gus Dur ‘sibuk’ sendiri maka Sinta sebagai ibu yang baik akan tetap telaten mendidik anak-anak dan memelihara keharmonisan rumahtangga.
Sinta kerapkali memperlakukan Gus Dur sebagai teman yang baik, sebagaimana pernah ia tuangkan dalam tulisan “Sehari Bersama Abdurrahman Wahid”. Itu, adalah sebuah artikel reportase hasil ‘investigasi’ Sinta saat mengikuti keseharian kegiatan Gus Dur kemanapun suaminya pergi. Sinta, selain aktivis organisasi ternyata pernah pula berprofesi sebagai wartawan, yakni pada tahun 1980-1985 di Majalah “Zaman”. Profesi itu harus berhenti karena majalahnya ditutup, Sinta lalu sempat bekerja untuk Sybah Asa (Tempo).
Hidup diijinkan Sinta mengalir begitu saja tanpa harus dipersiapkan menjadi ini atau menjadi itu. What ever wil be, will be, kata Sinta. Prinsip what ever will be semakin ketika ia ‘harus’ menjadi “First Lady” Indonesia, sesuatu yang sesungguhnya tidak pernah ada dalam kamus dan skenario hidup Sinta. Maka itu ketika Gus Dur diminta mundur tahun 2001 Sinta dan keluarga tak perlu berkecil hati. Ia malah menganjurkan Gus Dur agar secepatnya saja mundur. Ia dan anak-anak tak harus shock atau down, karena sejak sebelum menjadi Presiden pun mereka sudah terbiasa akan kontroversialitas Gus Dur.
Apalagi, Gus Dur yang diminta menjadi Presiden maka ketika diminta tidak lagi menjadi Presiden pun menjadi tidak apa-apa pula. Sinta sudah menyerahkan hidup secara total ke dalam perlindungan Tuhan. Maka tak heran jika Sinta yang gemar membaca, sehingga kerapkali dikirimi buku ‘silat asli’ dari Cina oleh Gusdur sampai kecanduan, itu sesekali masih mau turun ke jalan berdemonstrasi sebagaimana kebiasaannya saat menentang pemerintahan Soeharto.
Sinta sangat percaya akan suaminya. Karena itulah isu perselingkuhan yang dituduhkan pada Gus Dur yang disertai dengan bukti-bukti otentik segala, itu tak membuat Sinta goyah. Ia tetap percaya, memahami, hingga mengagumi suami. Sebagai tokoh kontroverisial Sinta paham banyak yang ingin menjatuhkan suaminya.
Salah satunya menggunakan perempuan, untuk mengusung isu perselingkuhan yang ternyata tidak terbukti kebenarannya. Tanpa selingkuh pun, kata Sinta, sudah banyak orang yang menawari suaminya kawin lagi. Orang itu sekaligus menyodorkan anaknya segala, atau siapanya kepada Gus Dur sebab katanya untuk ngalap berkah. ►ti/ht
3. Solichah, Ibu Gus Dur
Solichah dilahirkan pada 11 Oktober 1922 di sebuah desa bernama Denanyar. Ibunya, Noer Khodijah, adalah keturunan seorang ulama besar dari pesantren Tambakberas dan ayahnya, Kyai Bishri Syansuri adalah seorang ulama keturunan kyai dari pesantren Lasem. Kelahiran Solichah diliputi oleh suasana perjuangan yang membingkai alam pikiran rakyat untuk melepaskan diri dari cengkraman penjajah. Sebagai putri seorang kyai, Solichah kecil lebih sering berinteraksi dengan warga pesantren orang tuanya dan juga telah belajar makna status social dari dimensi prestige yang melekat dan diwarisinya sejak dilahirkan. Pada masa Solichah menginjak remaja, situasi kehidupan masyarakat diliputi kecemasan menyongsong malapetaka Perang Dunia II. Sebagai seorang remaja yang ruang interaksi sosialnya semakin meluas menjangkau masyakarat di luar pesantren, Solichah remaja mengalami transfer of learning pandangan hidup yang ditransmisikan oleh generasi pendahulunya, yaitu menekankan agar generasi remaja, terutama remaja perempuan kaum santri harus dijauhkan dari gaya hidup kaum colonial penindas yang kafir. Lingkungan pesantren di mana Solichah remaja hidup dalam kesehariannya juga memiliki selera budaya terutama kesenian yang berbeda dengan yang hidup di dunia para kolonialis dan yang digemari oleh para priyayi. Pada masa remajanya, Solichah menerima transmisi nilai-nilai budaya masyarakatnya yang terbingkai oleh pola pemilahan dua pandangan dunia yang antagonistik tersebut. Para gadis juga tidak memiliki kebebasan dalam memilih calon suami, dasar pertimbangan urusan perjodohan yang hidup di dunia pesantren berbeda dengan yang hidup di kalangan warga pedesaan pada umumnya. Laki-laki yang terpilih untuk mendampingi Solichah adalah pilihan Hadratus Syeh Hasyim Asy’ari, ulama besar pendiri Nahdlatul Ulama dari pondok pesantren Tebuireng dan seorang Gus yang terpilih adalah Abdurrohim, putra Kyai Cholil dari Singosari. Namun, usia perkawinan mereka tidak lebih dari satu tahun karena Abdurrohim dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Pada usianya yang belum memasuki usia ke 15 tahun, Solichah telah menyandang status janda. Solechah kemudian diboyong kembali ke Denanyar untuk menjalani masa pingitan yang kedua. Calon suami yang kedua juga berasal dari keluarga pondok pesantren, hanya bedanya kali ini Solichah sudah mengenal lebih dahulu calon suaminya. Calon suami keduanya adalah Wahid Hasyim putra kandung Hadratus Syeh Hasyim Asy’ari yang pernah bertemu dengannya ketika ta’ziyah. Pernikahan mereka diselenggarakan pada tanggal 10 Syawal 1356 H atau 1938 M dan kemudian dikaruniai empat orang anak laki-laki dan dua orang perempuan. Usia perkawinan Solichah dan Wahid Hasyim hanya berlangsung selama kurang lebih 15 tahun, karena pada tahun 1953 suami tercintanya meninggal dunia dalam suatu kecelakaan sementara Solichah sedang mengandung anak keenam. Sepeninggal suaminya, Solichah tetap gigih dan bersemangat dalam mempertahankan keutuhan keluarganya dan mendidik anak-anaknya. Semangat dan kegigihan Solichah inilah yang sangat menentukan perjalanan hidup anak pertamanya, Abdurrahman Wahid, hingga berhasil menjadi seorang presiden. Solichah meninggal dunia pada hari Jum’at tanggal 29 Juli 1994 sekitar pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, setelah menjalani rawat tinggal selama 17 hari akibat sakit jantung dan gula. Jenazahnya dimakamkan keesokan harinya di komplek pemakaman Tebuireng Jombang.
4.Yenny Wahid, Anak Gus Dur
Yenny Wahid bernama lengkap:Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, 29 Oktober 1974 bersaudara antara lain Alissa Qotrunnada Munawaroh Rahman (anak), Anitta Hayatunnufus Rahman (anak), Inayah Wulandari Wahid (anak). Pendidikan: Sarjana desain dan komunikasi visual dari Universitas Trisakti dan Master dari Harvard University.
Pekerjaan:Koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne), 1997-1999, Direktur The Wahid Istitute (2004-sekarang), Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Sekjen DPP PKB, 2006-sekarang
Penghargaan:Australia`s Premier Journalistic Award – The Walkleys
Alamat:Jl Al Munawaroh No 10 Ciganjur, Jakarta Selatan
Yenny Wahid merupakan Regenerasi Politik Gus Dur
Dia selalu mendampingi Gus Dur. Kemudian dia dipercaya menjabat direktur The Wahid Institute, sebuah lembaga kajian Islam dan kebudayaan yang diprakarsai KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bersama rekan-rekannya. Bisa jadi, kehadiran mantan koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne), ini memberikan warna tersendiri bagi wajah politik di Indonesia. Sempat menjadi staf khusus Presiden SBY sebelum menjadi Sekjen DPP PKB 2006 sampai sekarang.
Keberadaannya menjadi awal dimulainya proses magang politik oleh generasi orangtua, yang kini menjadi pemain politik kunci –dalam hal ini Gus Dur. Salah satu ‘magang politik’ yang sedang dilakoninya adalah turut serta bersama-sama Susilo Bambang Yudhoyono, calon presiden RI, dalam berbagai hajatan. Itu artinya, keluarga Ciganjur ini menyusul model regenerasi serupa yang dilakukan keluarga Presiden Megawati. Keluarga Mega sudah lebih dulu melibatkan putri mereka, Puan Maharani, ke pelbagai kesempatan.
Selain menjadi mata dan telinga bagi Gus Dur, lulusan sarjana desain dan komunikasi visual dari Universitas Trisakti, ini juga sering memberikan berbagai masukan tentang isu yang sedang hangat terjadi baik di dalam maupun luar negeri. Ia mengakui bahwa mendampingi ayahnya tidaklah mudah. Perlu banyak kesabaran, pengertian dan cinta. Selain menemani Gus Dur, Yenny juga membacakan isi surat kabar untuk ayahnya meski terkadang beritanya termasuk berita buruk. Namun sekarang, ia sudah dibantu oleh asisten untuk melakukan itu.
Yenny Wahid yang bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, 29 Oktober 1974 dalam lingkungan keluarga NU. Pola pikirnya pun tidak jauh dengan ayahnya yang lebih mengedepankan Islam yang moderat, menghargai pluralisme dan pembawa damai. Dengan adanya The Wahid Institute diharapkan dapat meneruskan apa yang selama ini Gus Dur perjuangkan bahkan tidak tertutup kemungkinan muncul pemikiran-pemikiran Islam yang lebih progresif.
“Tujuan The Wahid Institute sejalan dengan visi Gus Dur, yaitu membangun pemikiran Islam moderat, yang mendorong terciptanya demokrasi, pluralisme agama-agama, multikulturalisme dan toleransi di kalangan kaum Muslim Indonesia,” kata Yenny dalam acara peresmian The Wahid Institute yang diselenggarakan di ballroom Hotel Four Seasons (dahulu Regent), Jakarta, Selasa (7/9/2004).
Salah satu program The Wahid Institute, tambah Yenny, antara lain mengkampanyekan pemikiran Islam yang menghargai pluralitas dan demokrasi. Selain itu melalui program pendidikan, kita akan mendidik kyai-kyai muda yang ada di desa berdasarkan visi Gus Dur tadi,” jelas alumnus Harvard University ini.
Sebelum terjun secara khusus mendampingi ayahnya, Yenny bertugas sebagai reporter di Timor-Timur, sebuah provinsi di Indonesia yang penuh kekerasan militer yang kini memisahkan diri menjadi negara sendiri. Ia menjadi koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age (Melbourne) antara tahun 1997 dan 1999. Saat itu, meski banyak reporter keluar dari Timor Timur, Yenny tetap bertahan dan melakukan tugasnya. Ia sempat kembali ke Jakarta setelah mendapat perlakuan kasar dari milisi, namun seminggu kemudian ia kembali ke sana.
Belum terlalu lama menekuni pekerjaannya, ia berhenti bekerja karena ayahnya, Gus Dur terpilih menjadi presiden RI ke-4 (20 Oktober 1999-24 Juli 2001). Ia menelepon kantornya dan mengatakan kepada pimpinannya bahwa ia tidak bisa pergi ke kantor karena ayahnya terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia. Sejak itu, kemanapun Gus Dur pergi, Yenny selalu berusaha mendampingi ayahnya.
Kini, dengan adanya kesibukan baru sebagai Direktur The Wahid Institute, Yenny harus semakin arif mengatur waktu. Ketika ditanya kapan waktu untuk pacaran, ia dengan tangkas mengatakan, “Sampai saat ini saya masih sendiri. Tidak ada waktu untuk pacaran. Bayangkan, dari pagi sampai malam saya melayani Bapak. Kalau ada yang menanyakan tentang pacar, tolong katakan saja bahwa hanya ada satu laki-laki dalam hidup saya.”
Dengan penuh penasaran wartawan balik bertanya, siapa orangnya. “Yaitu KH Abdurrahman Wahid,” kata Yenny dengan wajah serius tanpa senyum. “Bagaimana saya bisa pacaran, saya sesibuk ini. Saya tidak punya kehidupan pribadi,” tambah perempuan yang suka belanja sendiri bahan busananya ke Pasar Mayestik ini dengan singkat.
Meski mengaku sibuk, perempuan manis seperti Yenny pasti mempunyai segudang penggemar. Kecantikan yang terpancar dari dalam dirinya cukup membuat banyak lelaki jatuh hati padanya. Lihat saja senyumannya, gaya bicara saat berpidato, kecerdasannya dan keramahaannya sudah akrab kita temui dimanapun ia berada.
Read full story

Senin, 28 Desember 2009

Jutaan User Facebook Menjadi Korban Grup Penipuan

0 komentar
Pengguna internet harus makin hati-hati bergabung di grup Facebook. Hampir dua juta user RI telah bergabung ke sebuah grup tak jelas. Data pribadi pun bisa terancam. 
Salah satu grup di Facebook CARA MENGETAHUI SIAPA YG MELIHAT PROFIL FACEBOOK KITA berhasil sangat fenomenal. Jumlah member grup ini bahkan sudah hampir menembus 2 juta orang.

Jumlah anggota grup GERAKAN INDONESIA BERSIH--TUNTASKAN SKANDAL BANK CENTURY tak mampu menyaingi grup itu. Grup yang merupakan kelanjutan dari Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah & Bibit Samad Riyanto itu baru memiliki kurang dari 1,5 juta lebih  anggota.

Sejumlah orang yang bergabung dalam grup CARA MENGETAHUI SIAPA YG MELIHAT PROFIL FACEBOOK KITA, sadar telah menjadi korban penipuan. Salah satunya mengingatkan untuk berhati-hati sebelum ia keluar dari grup itu.“Hati2 kawan....jika anda kurang pahan akan code2 digital yang njlimet...mending jangan asal OK saja...ga semudah yang anda kira...ini grub penipu.......sekali penipu....kalau mau jelas anda harus banyak belajar tentang IT… ,”

Seorang member pernah menulis “EYang kena tipu hampir 1 jt lebih”. Seorang member bernama Angela menimpali “gw tmasuk neh... meski dah nge'invite 100 orang, tp ttp g bs=.=”
Sedangkan member lain malah kebingungan. Syifa Fauziah menulis “nipu pa sieh....?? jelasin downk....” Sedangkan Dennis Brata (BiNus Simprug School) menulis“creatornya cmn suru kita undang org2 lain biar jd rame grupnya, padahal kita ga bakal bs dapet fungsi nya biarpun uda undang. Diboongin ini mah.”
Coba kita fikir dengan member sangat banyak, hampir mencapai 2 juta, group itu seharusnya sudah ditutup oleh Facebook jika melakukan hal-hal negatif dan dilaporkan oleh membernya.
 
Lalu apakah grup seperti itu bisa membajak password pengguna Facebook? 
Secara teknis, hanya layanan yang menawarkan aplikasi saja yang memiliki akses ke data member Facebook, akan tetapi jika aplikasinya sudah banyak dipakai orang, atau dibangun oleh perusahaan terpercaya, kemungkinan terjadi pencurian password atau hal lain agak kecil, penipuan seperti ini biasanya untuk menjebak pengguna Facebook banyak dilakukan cara lama memanfaatkan website phishing. Caranya, penipu membuat situs palsu yang dibuat seolah-olah login Facebook asli dengan tampilan sangat mirip. Penjahat kemudian menjebak pengguna Facebook, Yahoo, Gmail atau layanan lain yang kurang hati-hati saat akan login. Oleh karena itu perlu diperhatikan dengan seksama alamat situs yang dituju dan gunakan antivirus yang terupdate. Karena walaupun alamat situsnya sudah benar, ada beberapa trik yang bisa mengalihkan alamat login asli ke alamat palsu. Salah satunya adalah dengan mengganti data di file svchost.exe dan hal ini bisa dideteksi oleh antivirus.
 
Lalu bahaya terbesar apa jika password tercuri? 
Sebenarnya hal ini tergantung korbannya. Jika akun yang tercuri memiliki nilai ekonomis seperti terdapat token game atau data rahasia maka korbannya jelas akan rugi.Oleh karena itu pemakai komputer disarankan untuk menggunakan program antivirus yang terupdate. Selain itu pengguna komputer juga harus selalu waspada terhadap pemalsuan situs atau webforging.

“So teman2 fesbuker Jangan mudah percaya link yang diberikan. Khususnya pada saat memasukkan data penting seperti username dan password, sebaiknya perhatikan situs dengan seksama.
 
Berikut ini account group facebook lainnya yg perlu diwaspadai:
Cara Cepat Menambah Teman Di Facebook Tinggal Copy n Paste dan Trik Lainya 
Cara Menambah Teman Tercepat 
cara cepat menambah teman!!!! 
Cara cepat menambah teman di Twitter 
5000 TEMAN DALAM 1 DETIK !!! 
Cara Dapat 5000 Teman Sehari 
TAMBAH RIBUAN TEMAN DALAM HITUNGAN DETIK + TINGGAL COPY PASTE 
 
Pokoknya jika ada permintaan bergabung group atau kegemaran dengan pola-pola seperti diatas lebih baik diabaikan saja jika perlu diblokir.
 

Read full story
 

My Blog List

  • Investasi Saham Virgin Gold - SAHAM VIRGIN GOLD MINING COORPORATION Tidak dapat dipungkiri kiranya orang yang akan berlipat ganda harta kekayaannya adalah orang yang mampu mengelola keu...
    2 bulan yang lalu

Recent Posts

About Me

Hello

The Inspiration Blog © 2008 Business Ads Ready is Designed by Ipiet Supported by Tadpole's Notez